Minggu, 05 Oktober 2014

Ibu


Ibu
Karya  Silviana Valentin


SuratanMu Tuhan
Atas takdir seorang Ibu
Yang Sembilan bulan mengandungku
Dan Sembilan bulan pula aku ada di perutmu

Ibu
Kau yang melahirkanku dengan penuh derita
Dengan mempertaruhkan semua nyawamu
Untuk melahirkan aku yang lemah dan tak berdaya

Maaf ibu
Bila hanya tangis yang bisa aku berikan, setelah kau melahirkanku
Hanya tangis yang bisa ku berikan, saat pertama kali kau melihatku
Dan hanya tangis yang ku berikan, saat kau menggendongku

Maaf Ibu
Sekarang pun setelah aku tumbuh dewasa
Aku hanya bisa merengek dan meminta
Dan senantiasa kau memberikannya
Tanpa sedikit pun meminta balas jasa

Terimakasih Ibu
Atas semua yang kau berikan
Atas semua jasa yang kau curahkan
Aku sayang padamu Ibu..

Sabtu, 04 Oktober 2014

Mencintaimu dalam diam

Karya: Silviana Valentin



Mencintaimu dalam diamku
Seperti menunggu bongkahan es batu
Yang entah kapan akan mencair seutuhnya
Hanya diam yang dapat ku lakukan
Hanya diam bisa ku isyaratkan
Hanya diam yang dapat kuungkapkan

Mencintaimu dalam diamku
Aku hanya ingin kau mengerti
Bahwa tak selama nya diam itu berarti tak mencinta
Aku hanya takut untuk mengungkapkannya
Aku hanya takut menceritakannya
Aku takut perasaan ku ini berbeda denganmu
Aku takut kau akan membiarkannya
Tak ada keberanian untuk mengatakannya padamu..

Mencintaimu dalam diamku
Tiap hari dan setiap saat pun
Aku hanya bisa berdoa
Suatu saat kau akan mengetahui dengan sendirinya
Suatu saat kau akan datang padaku untuk mengatakannya
Bahwa kau merasakan hal yang sama
Dengan apa yang selama ini kurasakan